TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur Riza Rahmadi berharap pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Besar atau PSBB di Banjarmasin tidak memengaruhi distribusi pupuk ke daerah ini.

"Kita berharap pupuk urea dan NPK bersubsidi segera siap. Semoga PSBB di Banjarmasin tidak menjadi hambatan, karena Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tempat bongkar muat pupuk sebelum disalurkan ke petani Barito Timur," kata Riza Rahmadi, Sabtu 9 Mei 2020.

Menurutnya, pemerintah akan memberikan pupuk bersubsidi kepada petani untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur.

"Kelompok tani telah menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok atau e-rdkk. Petani kita sudah ada yang mulai menanam di bulan Mei - Juni pada musim tanam Asep (April - September) ini," imbuh Riza.

Menurutnya, sesuai Permentan Nomor 1 Tahun 2020, petani mendapat pupuk bersubsidi setiap dua hektare per musim tanam dengan berbasis e-rdkk, NIK KTP elektronik, serta tergabung dalam kelompok tani.

--page

Untuk itu, Dinas Pertanian Barito Timur juga akan mengawal pembagian pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan menunjang pengembangan pertanian di daerah setempat.

"Info dari distributor mudah-mudahan tanggal 15 Mei pupuk urea dan NPK sebanyak 200 ton sudah siap untuk Barito Timur," pungkasnya. (BOLE MALO/B-11)