NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Hasil uji sampel swab untuk 21 warga Kabupaten Lamandau hingga kini masih belum keluar. Padahal pengambilan sampel swab telah dilakukan lebih dari sepekan lalu. 

21 warga Lamandau yang hasil uji sampel swab-nya masih ditunggu itu ialah untuk seorang warga Nanga Bulik yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), 13 orang anggota keluarga warga Desa Wonorejo klaster gowa positif Covid-19 yang per-hari ini Sabtu 9 Mei 2020 baru dinyatakan sembuh. 

Kemudian, hasil uji swab untuk 3 warga yang merupakan santri Lamandau klaster Temboro, serta 4 lainnya merupakan anggota keluarga dari PDP Covid-19.

"Hingga saat ini hasil uji sampel swab untuk mereka (21 orang warga Lamandau) masih belum keluar dan terus kita tunggu," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau, Hendra Lesmana, Sabtu, 9 Mei 2020 malam. 

Bupati Lamandau itu memprediksi jika hasil swab untuk ke-21 warganya itu akan keluar dalam waktu dekat. 

--page

"Pengambilan sampel swab-nya kan sudah lebih dari sepekan lalu, pengujiannya ada yang di Laboratorium Surabaya dan juga ada yang di Banjarmasin. Semoga sebentar lagi segera keluar. Kita tunggu saja. Harapan kita nanti hasilnya negatif," katanya. 

Diketahui, berdasarkan laporan resmi yang diterima Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Lamandau Sabtu 9 Mei 2020 malam hari ini, seorang warga Desa Wonorejo, kecamatan Sematu Jaya yang semuala dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSSI Pangkalan Bun kini dinyatakan telah sembuh.

Warga Lamandau dengan kasus 02 itu telah menjalani perawatan di RSSI Pangkalan Bun sejak 24 April 2020 lalu, dan dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah dua kali uji sampel swab yang hasilnya dinyatakan negatif Covid-19.

Dengan demikian, warga Lamandau yang saat ini berstatus positif Covid-19 tinggal menyisakan dua orang, yakni seorang warga desa Bumi Agung dengan kasus 01 dan Warga Kelurahan Nanga Bulik klaster Temboro dengan kasus 03. (HENDI NURFALAH/B-11)