PULANG PISAU –

BORNOENEWS, Pulang Pisau - Karena masih banyak masyarakat yang belum memahami mengenai rapid test, maka Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, Muliyanto Budihardjo menjelaskan bahwa rapid test bukan mendeteksi jika seseorang positif tepapar virus corona.

"Kembali kami tegaskan, reaktif itu bukan berarti positif corona virus, tapi merupakan diagnosa awal untuk mengetahui imunitas tubuh seseorang," terangnya.

Dia menjelaskan untuk mengetahui seseorang positif terpapar corona virus diperlukan tes lanjutan yaitu dengan tes swab.

"Jadi kami mohon masyarakat tetap tenang dan jangan panik,” harapnya. Saat ini ada bertambah pasien dalam pengawasan atau PDP yang hasil tes rapid reaktif.

"Dengan bertambahnya PDP baru maka total PDP hari ini menjadi 4 orang, 2 orang sedang menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, 1 orang dirawat di RSUD Pulang Pisau, dan 1 orang lagi dirawat di Rumah Singgah Covid-19 Kristiani Center Pulang Pisau," kata pria yang menjaga Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau ini.

--page

Sedangkan positif covid-19 tidak mengalami penambahan maupun pengurangan, masih 5 orang, 1 orang di antaranya telah sembuh, dan 4 orang masih dalam perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Koordinator Bidang Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pulang Pisau yang juga Perwira Penghubung Kodim 1011 Kuala Kapuas di Pulang Pisau, Mayor Inf Mulyadi menambahkan, dengan difungsikannya Gedung Kristiani Center sebagai Rumah Singgah Covid-19 dan sudah menampung PDP, maka akan ditempatkan personil bidang operasi untuk melakukan penjagaan di rumah singgah. (JAMES DONNY/B-6)