JAKARTA –

TEMPO.CO, Jakarta - Upaya Manchester United untuk memperpanjang masa peminjaman penyerang Odion Ighalo menemui jalan buntu. Shanghai Shenhua, klub pemilik Ighalo, disebut menolak proposal Manchester United.

Media Inggris The Sun menyatakan Shenhua meminta Manchester United mengembalikan pemainnya itu sesuai dengan tanggal yang tertera dalam kontrak peminjamannya, 31 Mei 2020.

Mereka disebut tak mau meminjamkan si pemain lebih lama karena Liga Super Cina dikabarkan akan kembali bergulir pada Juli 2020. Namun Shenhua tak menutup peluang jika Manchester United mau mempermanenkan pemainnya itu.

Mereka disebut meminta mahar 20 juta pound sterling saja kepada Manchester United. Nilai itu cukup murah, namun satu hal yang mengganjal Manchester United adalah gaji Ighalo yang sangat besar.

Dia disebut menerima bayaran hingga 400 ribu pound sterling per pekan di Shenhua. Odion Ighalo didatangkan Manchester United dari Shanghai Shenhua sebagai pemain pinjaman pada Januari 2020.

--page

Manajer Ole Gunnar Solskjaer membutuhkan seorang penyerang baru setelah Marcus Rashford mengalami cedera. Sempat dipandang sebelah mata, Ighalo mampu menunjukkan kualitasnya.

Dalam 5 laga terakhirnya, dia mampu mencetak empat gol bagi Manchester United. Hal itu membuat Manchester United berniat untuk memperpanjang masa peminjamannya, setidaknya hingga musim ini berakhir Juli mendatang.

Meskipun Marcus Rashford telah pulih dari cedera, Solskjaer masih membutuhkan Odion Ighalo untuk mengantisipasi jadwal padat yang bisa membuat pemain mereka cedera. (TERAS.ID)