PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yudo Herlambang mengatakan sektor transportasi berpotensi menjadi sektor yang terdampak langsung dengan pandemi Covid-19.

"Sektor yang berpotensi terdampak langsung dengan adanya pandemi Covid-19 ini yaitu sektor transportasi seiring dengan menurunnya aktivitas perjalanan masyarakat," katanya, Senin, 11 Mei 2020.

Terlebih dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar atau PSBB mulai hari ini di Kota Palangka Raya, ibukota Provinsi Kalimantan Tengah.

"Perjalanan masyarakat di dalam provinsi ini dan Kota Palangka Raya maupun keluar Kalimantan Tengah akan menurun drastis, karenanya sektor ini disebut terdampak langsung dengan adanya pandemi Covid-19," terangnya.

Sementara itu dari sisi permintaan, permintaan domestik diperkirakan mengalami perlambatan, disebabkan oleh melemahnya permintaan masyarakat terhadap barang sekunder dan tersier dikala pembatasan aktivitas yang tengah terjadi.

--page

Melalui Peraturan Wali Kota atau Perwali Nomor 7 tahun 2020, Pemerintah Kota Palangka Raya memberlakukan PSBB mulai hari ini. (TESTI PRISCILLA/B-6)