PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Ketersediaan alat rapid test di gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Pulang Pisau hampir habis. Sementara, alat rapid tes sangat dibutuhkan untuk antisipasi awal pencegahan penyebaran virus corona. 

Juru bicara percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, dr Muliyanto Budihardjo mengakui hal tersebut. Ia menyebutkan, sebelumnya Pulang Pisau masih ada menerima bantuan alat rapid tes dari provinsi. 

"Bantuan itu sangat berarti bagi kita. Namun saat ini pemerintah Provinsi Kalteng tampaknya sedikit membatasi bantuan alat rapid tes itu. Sebab persiapan Palangka Raya untuk PSBB," kata Muliyanto, Senin, 11 Mei 2020. 

Ia menambahkan, saat ini ketersediaan alat rapid tes memang cukup terbatas. Ada sejumlah perusahaan saja yang menyiapkan. 

"Namun harganya sudah sangat mahal. Bahkan ada yang Rp 8 juta sampai Rp 11 juta," ujar dia. 

--page

Muliyanto mengaku pihaknya juga tak berani sembarangan untuk membeli alat rapid tes ini. Karena ditakutkan alat rapid tes yang dibeli standarnya kurang. 

"Takutnya nanti kalau beli asal-asalan saat dites reaktif semua orang bisa kacau juga kita. Tapi kami sudah bahas ini dan kami akan beli sembari memastikan apakah alat rapid tes itu memang standar atau tidak," ungkap Muliyanto. (M.BADARUDIN/B-5)