BORNEONEWS, Pulang Pisau - Satu pasien dalam pengawasan atau PDP yang meninggal dunia asal Desa Parahangan, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau ternyata seorang bayi.
"PDP yang meninggal ini seorang bayi yang masih menjalani perawatan di RS Doris Sylvanus Palangka Raya," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, Muliyanto Budihardjo, Senin, 11 Mei 2020.
Muliyanto menjelaskan, pasien masih berstatus PDP karena belum ada hasil swab yang menentukan dia positif covid-19 atau tidak.
"Mudah-mudahan dalam 2 atau 3 hari kedepan hasil swab-nya sudah keluar,” katanya.
Bayi asal Desa Parahangan ini ditetapkan menjadi PDP pada 7 Mei lalu, dengan gejala sakit demam, kejang-kejang, dan sesak napas.
--page
“Meski belum positif covid, PDP yang meninggal ini dimakamkan RS Dorys Silvanus sesuai standar protokol pemakaman jenazah covid-19,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau ini.
Dia menambahkan, jumlah PDP saat ini ada 3 orang, 1 orang asal Kelurahan Pulang Pisau dirawat di RSUD Pulang Pisau, 1 orang asal Desa Bahaur Hulu Permai dirawat di Rumah Singgah Kristiani Center, dan 1 orang asal Desa Tahawa dirawat di RS Doris Sylvanus Palangka Raya. (JAMES DONNY/B-11)








