PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto menyarankan agar Kantor Pos tetap melanjutkan penyaluran bantuan sosial tunai dari Kemensos RI. Apalagi penyalurannya sudah berlangsung.

Hal itu disampaikan Sigit menaggapi Dinas Sosial Kota Palangka Raya yang menyurati Kantor Pos meminta penundaan penyaluran Bansos Tunai APBN Kemensos RI melalui Kantor Pos.

"Penyaluran bantuan sosial tunai baik yang melalui bank atau kantor pos agar tetap dijalankan," kata Sigit, Senin, 11 Mei 2020 malam.

Sigit menegaskan bukannya tidak setuju dengan permintaan Dinas Sosial Palangka Raya, namun karena penyalurannya memang sudah berjalan, maka susah untuk ditunda kembali.

"Bukan tidak setuju. Kantor pos untuk tidak melanjutkan ya susah karena sudah dapat data dari Kemensos. Ya kalau data tidak valid kok sampai ke Jakarta. Artinya Dinas Sosial tidak memiliki data yang akurat," tuturnya.

--page

Sigit mengatakan, Kantor Pos maupun bank yang saat ini sedang berproses menyalurkan Bantuan Sosial Tunai atau BST hanya menjalankan instruksi yang telah diberikan melalui data Kementerian Sosial.

"Kantor pos ya akan menjalankan sesuai instruksi data dari Kemensos. Seandainya tidak ada nama penerima ya dana bantuan balik ke Jakarta lah, kembali jadi uang negara," kata Sigit.

Dia mengatakan, Kantor Pos dan bank yang menyalurkan bantuan dari Kemensos tentu karena pihak kementerian telah memberikan data penerimanya, bahkan sudah diverifikasi.

"Memang kalau ada yang pindah misalnya, maka dana tersebut akan kembali lagi kepada negara. Jadi tidak bakalan hilang juga BST tersebut," jelas Sigit. (TESTI PRISCILLA/B-11)