PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Masikah meminta kepada masyarakat supaya mentaati setiap peraturan yang diterapkan dalam Perwali selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Umi mengatakan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan dalam penerapan PSBB tersebut, sebab dengan masyarakat mejalankan aturan yang telah di keluarkan, maka akan memudahkan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Anjuran atau imbauan yang sudah disosialisasikan sebelum PSBB diberlakukan harus bisa dijalankan oleh warga. Memang masa sosialisi yang kita lakukan tergolong mepet yakni hanya dua hari saja, namun saya yakin masyarakat bisa mengerti akan hal itu," ucap Umi, Selasa 12 Mei 2020.

"Terutama untuk jam malam saya imbau tetap dirumah saja taati peraturan jika tidak ada kepentingan mendesak, sebab jika ada yang melanggar akan ada sanksi yang berlaku," jelasnya.

Selama PSBB ini pihaknya mengerahkan kurang lebih 470 personil gabungan yang akan melakukan penjagaan atau pemantauan di setiap titik poin serta pos-pos penjagaan yang telah ditentukan.

--page

"PSBB Kota Palangka Raya kita diterapkan secara humanis, jadi hanya ada sebagian aktivitas masyarakat saja yang dibatasi, untuk perekonomian masyarakat tetap terus berjalan namun hanya dibatasi jam operasionalnya saja serta tetap diimbau mengikuti protokol kesehatan yang berlaku," pungkasnya. (HENDRI/B-6)