BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran mengatakan bahwa jika penanganan Covid-19 tidak dilakukan secara maksimal, bukannya berakhir, bisa saja malah akan ada Covid-19 gelombang kedua.
"Kita berharap bulan Juli nanti Covid-19 sudah berakhir di Kalimantan Tengah, tetapi kalau kita tidak maksimal dalam antisipasinya saat ini, bisa saja akan ada Covid-19 gelombang kedua," kata Gubernur Kalteng pada Selasa, 12 Mei 2020.
Hal ini disampaikan Gubernur dalam Video Conference sesi II silaturahmi Gubernur Kalimantan Tengah dengan seluruh kepala desa di Wilayah Kotawaringin Barat, Sukamara, dan Lamandau terkait pandemi Covid-19, Selasa, 12 Mei 2020 siang.
"Ini harus ditangani dengan serius. Dari pemerintah provinsi Kalimantan Tengah sudah menyiapkan anggaran Rp500 Miliar lebih, kalau 13 Kabupaten tambah 1 Kota memiliki anggaran sendiri juga, kita itu sudah memiliki anggaran sebesar Rp850 Miliar," jelas Gubernur.
Anggaran ini, lanjut Gubernur, digunakan untuk menangani dampak Covid-19 pada sektor kesehatan dan keselamatan masyarakat Kalimantan Tengah.
--page
"Khusus Rp200 Miliar untuk menangani kesehatan dan keselamatan ini, artinya penanganan PDP, ODP, rumah sakit, dan soal kesehatan lainnya berkaitan dengan Covid-19, Rp200 Miliar ini anggarannya. Kita berharap dengan anggaran-anggaran ini benar-benar Covid-19 di Kalimantan Tengah bisa ditangani dengan baik," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








