BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka mencegah penyebaran covid-19, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Penyeberangan Kumai, telah melakukan kordinasi dengan beberapa Kapal Motor Penumpang (KMP) untuk tidak menjual tiket umum.
Kepala UPT Pelabuhan Penyeberangan Kumai, Belius mengatakan, kebijakan tersebut sesuai Permenhub Nomor 25 Tahun 2020, tentang pengendalian transportasi untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran covid 19.
"Kami sudan melakukan kordinasi dengan agen beberapa agen KMP dan belum lama ini juga KMP Kalibodri, untuk tidak menjual tiket umum," ujarnya, Selasa, 12 Mei 2020.
Lanutnya, untuk saat ini KMP hanya melayani angkutan Logistic, dimana belum lama pada Minggu, 10 Mei 2020. Telah sandar KM Kalibodri dengan hanya mengangkut kebutuhan logistic, untuk kebutuhan sembako di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kobar.
"KMP Kalibodri bersandar di Pelabuhan Kumai kemarin, mengangkut 18 unit kendaraan yang membawa logistik beserta 22 orang sopir dan kernet," katanya.
--page
Jadi selama operasional, KMP Kalibodri tidak mengangkut atau membawa penumpang umum, selain sopir dan kernet kendaraan pengangkut logistik. Kemudian untuk kembali lagi kepelabuhan Jawa, juga tidak melayani angkutan penumpang umum.
"Bersyukur meskipun ada pembatasan transportasi, namun layanan pengiriman logistik yang masuk ke wilayah Kobar aman dan lancar," tandasnya. (DANANG/B-5)








