BORNEONEWS, Muara Teweh - Salah satu menara telkomsel di Desa Lampeong Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara hanya bisa digunakan untuk nelpon. Sedangkan jaringan internet tidak bisa. Padahal, tower telkomsel ini sudah berdiri puluhan tahun.
“Kami sangat mendambakan di Desa Lampeong II ini adanya jaringan telkomsel 3G ataupun 4G yang bisa mengakses internet. Apalagi saat ini ditengah-tengah wabah corona (Covid-19), kami yang di pedesaan tidak bisa mengikuti perkembangan beritanya melalui media sosial seperti instagram (IG), facebook (FB) atau pun WhatsApp (WA), jaringan di tempat kami ini hanya bisa digunakan untuk menelpon,“ kata warga Desa Lampeong II, Kecamatan Gunung Purei, Aminudin, Selasa 12 Mei 2020.
Menurutnya, ketersediaan jaringan internet seperti 4G di saat sekarang sudah menjadi kebutuhan sebagian besar masyarakat.
“Kalau ada jaringan internet 4G kan kita bisa kirim-kirim photo atau video call dengan anak atau keluarga yang tinggal di Banjarmasin sana atau dimana saja,“ timpal H Ijum warga Lampeong II.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Desa Lampeong II lainnya, H Anang mengatakan jaringan internet itu juga bisa membuat pegawai yang berasal dari luar kota Lampeong betah tinggal di Desa Lampeong.
--page
“Saya heran, di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur saja sudah bisa 4G, bahkan Desa Sabuh yang hanya desa, sudah bisa internetan. Nah Desa Lampeong ini ibu kota kecamatan dan berada di lintas batas dengan Provinsi Kaltim dan dekat dengan calon ibu kota negara. Tapi malah ketinggalan sekali. Jaringan telkomsel hanya bisa menggunakan untuk telpon biasa“ ucapnya. (RAMADHANI/B-7)








