TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pola Tanam Jajar Legowo 4:1 yang diterapkan pada Kelompok Tani Sama Taka Desa Kalamus, Kecamatan Paku, diperkirakan menghasilkan panen gabah sebanyak 4,5 ton per hektare.

Prediksi itu didapatkan setelah Balai Penyuluhan Pertanian atau BPP Kecamatan Paku melakukan pengubinan padi bersama Pemerintah Desa Kalamus.

Koordinator BPP Paku, Asbel Serep menjelaskan pengubinan dilakukan untuk menghitung secara cepat dan sederhana.

"Dari pengubinan yang kami lakukan didapat hasil 4,5 ton per hektare," kata Asbel Serep, Selasa, 12 Mei 2020.

Menurutnya, hasil ini cukup memuaskan karena tanaman padi tidak diberi pupuk serta tanpa pengendalian hama dan penyakit hingga penyemprotan.

--page

Dia mengatakan, pada musim tanam Oktober - Maret berikutnya pelatihan pola tanam jajar legowo akan dilanjutkan dengan disertai pemberdayaan menggunakan alat mesin pertanian atau alsintan.

"Pada musim tanam April - September, petani tidak menanam padi karena air berkurang. Jadi nanti kami akan arahkan untuk tanam jagung pakan," imbuh Asbel.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi memastikan Dinas Pertanian akan tetap mendukung petani dalam penyediaan benih, pupuk, maupun alsintan.

"Saya juga meminta agar setiap penyuluh di wilayah tugasnya masing-masing tetap mendampingi petani secara intensif, serta dapat membantu petani saat mengalami kesulitan," pungkas Riza. (BOLE MALO/B-11)