PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo mengapresiasi kepada petugas yang berada di cek poin pada beberapa wilayah kota untuk memastikan ketaatan masyarakat mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

"Tentu apresiasi dan supprot harus kita berikan kepada tim gabungan yang melakukan penjagaan di titik poin untuk memastikan seluruh warga taat terhadap aturan PSBB," katanya, Rabu, 13 Mei 2020.

Menurutnya pada malam pertama penerapan PSBB dirinya sengaja keluar untuk sekadar mengetahui kondisi Kota Palangka Raya setelah diberlakukan PSBB dan ternyata benar-benar berbeda.

"Ini tanda warga Kota Palangka Raya cukup patuh dengan anjuran pemerintah, meski sosialisasinya singkat. Toko-toko juga sudah tutup pada jam 8 malam," tuturnya.

Tentu ini menurutnya merupakan hasil dari kerja sama para penggiat sosial yang membantu sosialisasi Perwali terkait PSBB melalui semua broadcast sehingga dalam masa sosialisasi yang hanya 2 hari sebelum diberlakukan, hampir semua masyarakat Kota Palangka Raya suda mendapatkan informasi terkait aturan PSBB.

--page

"Ini bentuk kebersamaan kita. Kota Palangka Raya luar biasa. Kelihatan sekali perbedaan antara sebelum PSBB di jam yang sama ketika lalu lintas masih padat dengan malam pertama penerapan PSBB di Jalan Thamrin sangat sunyi, tidak ada kendaraan yang terlihat, kalau pun ada hanya 1-2. Mudah-mudaan kondisi seperti ini tetap bertahan hingga 14 hari ke depan, masyarakat tetap disiplin untuk tetap diam di rumah," harapnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)