BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah menyebutkan DPRD saat ini tengah melaksanakan reses. Kali ini reses dilakukan per kelompok sesuai denghan daerah pemilihan masing-masing.
Menurutnya reses kali ini berbeda dari biasanya jika sebelumnya dilaksanakan perorangan kali ini berkelompok dan tidak ada pengumpulan masyarakat ataupun konstituen. Sehingga mengutamakan protokol kesehatan.
“Reses ini sebenarnya sudah dijadwalkan sebelumnya tapi sempat tertunda dan bisa dilaksanakan meski dalam kondisi wabah seperti ini. Sembari juga tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Rinie, Kamis, 14 Mei 2020.
Anggota DPRD Kotim dari Dapil II ini mengatakan juga dalam kondisi itu, DPRD dalam pelaksanaan reses tidak disertai dengan anggaran. Mereka hanya menggunakan dana pribadi. Sebab dana yang tersedia sudah dilakukan rasionalisasi.
“Anggarannya memang tidak tersedia untuk pelaksanaan reses anggota kali ini dan ini merupakan kewajiban DPRD untuk tetap melaksanaanya sekalipun tidak disediakan anggaran seperti pelaksanaan reses sebelumnya,” tukas Rinie.
--page
Politikus PDI Perjuangan Kotim ini menyebutkan dalam masa reses ini mereka lebih banyak datang langsung ke warga. Mereka meminta sejumlah informasi yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat.
Meski begitu kebanyakan aspirasi yang disampaikan adalah kondisi wabah ini yang sebagian menyebabkan mereka tidak mendapatkan penghasilan serta tuntutan pembangunan. (NACO/B-5)








