BORNEONEWS, Buntok – Kodim 1012 Buntok bersama tim terkait melakukan pengecekan ketersedian bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri di kantor cabang Bulog Buntok. Kamis, 14 Mei 2020.
Tim tersebut terdiri dari Dandim 1012 Buntok, Letkol Inf Tuwadi, Kapolres Barsel, AKBP Devy Firmansyah, Kepala Disperindag, Swita Minarsih dan Kepala Dinkes Barsel, dokter Djulita K Palar.
“Pengecekan ini kita lakukan untuk memastikan bahan pangan aman ditengah pandemic Covid-19 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Tuwadi kepada Borneonews.
Dandim mengatakan, pengecekan ini juga merupakan langkah antisipasi dan meninjau kondisi stok beras, gula, daging beku dan bahan pangan lainnya.
Hal ini, tegas dia, untuk memastikan ketersediaan pangan dan kondisi pangan ditengah pandemi Covid-19 dan menjelang Lebaran.
--page
“Berdasarkan hasil penecekan bahan pangan terutama beras, stoknya aman untuk 6 bulan kedepan. Begitu juga mintak goreng stoknya 3 ribu liter dan daging beku 2 ton. Sementara gula masih menunggu kiriman dari Jakarta,” jelas dia.
Kepala Kantor Cabang Bulog Buntok, Robert Themuteus membeberkan, stok beras ada digudang 141 ton, 200 ton lagi akan masuk dan 75 ton sedang dikirim. Sehingga total stok beras ada 416 ton cukup untuk 6 bulan kedepan.
“Sementara gula sebanyak 25 ton telah dikirim dari Jakarta ketempat kita, minyak goring stoknya 3 ribu liter dan daging beku 2 ton,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-7)








