BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Adanya kebijakan penutupan sementara seluruh objek wisata untuk mencegah penyebaran Covid-19 dipastikan berimbas pada pendapatan asli daerah atau PAD.
Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Seruyan, Rijali Hadi melalui Kabid Pariwisata Sri Heviana mengatakan dengan adanya penutupan sementara tempat wisata khususnya Pantai Sungai Bakau dipastikan PAD dari sektor pariwisata tahun ini tidak tercapai.
“Biasanya pemasukan dari Pantai Sungai Bakau untuk PAD berasal dari retribusi karcis masuk yang kita pungut,” jelasnya, Jumat, 15 Mei 2020.
Menurutnya dengan penutupan sementara tempat wisata yang telah dilakukan sejak 18 Maret 2020 dipastikan PAD dari sektor pariwisata tahun ini tidak bisa tercapai.
Ia berharap semoga pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu, sehingga sektor pariwisata di Kabupaten Seruyan, yang turut terkena imbas dari pandemi ini bisa segera bangkit kembali.
--page
“Saat ini kami sedang mengumpulkan data masyarakat atau ternaga kerja disektor pariwisata yang terdampak akibat Covid-19,” tutupnya. (FAHRUL/B-6)







