KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasional di Kabupaten Kapuas diminta berperan aktif dalam mencegah dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, terutama menjelang masuknya musim kemarau tahun ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga menyebutkan bahwa imbauan itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan Bupati Kapuas perihal antisipasi karhutla di daerah setempat.

"Dalam poin lima surat itu, diminta kepada PBS khususnya yang bergerak di bidang penaman atau perkebunan, dan kehutanan untuk membantu serta berperan aktif dalam pencegahan, dan penanggulangan Karhutla," ucap Sinaga, Sabtu, 16 Mei 2020.

"Itu dilakukan baik di wilayah konsesi yang menjadi tanggungjawabnya, sebagaimana diatur dalam Instuksi Presiden RI bomor 3 tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan," tambahnya.

Ia menuturkan itu penting dilakukan karena berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG di wilayah Kalteng bahwa mulai bulan Mei 2020 merupakan awal musim kemarau, dan akan mencapai puncaknya pada Agustus 2020.

--page


"Karenanya peran aktif semua pihak dalam pencegahan karhutla perlu dilakukan, disamping tetap berkonsentrasi penanganan wabah covid-19," katanya.

Selain itu, ia menyebutkan di dalam surat itu juga ditujukan kepada para camat agar menyampaikan laporan secara rutin mengenai situasi, dan kondisi serta upaya yang telah dilakukan dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah kerja masing-masing yang dilakukan secala berjenjang.

"Berjenjang kepada Bupati Kapuas melalui Satgas Penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas yang ada di Kantor BPBD setempat," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/m)