PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman Pakpahan mengatakan, dalam menjalankan tugas, personel lintas batas selama ini mengedepankan cara humanis.

"Memang kita tegas, travel kita minta putar balik. Tapi bukan berarti itu kasar atau bagaimana. Kita tetap humanis kok memberikan edukasi kepada warga, tidak pernah ada hal aneh yang menjadi viral di wilayah perbatasan," kata Alman, Sabtu 16 Mei 2020.

Jika dihitung lanjut Alman, jumlah kendaraan baik roda empat roda dua hingga truk sampai hari keenam pelaksanaan PSBB ini totalnya mencapai ribuan yang diminta putar balik.

"Yang jelas kami kerja sesuai dengan Perwali nomor 7. Bagi yang melanggar maka diberikan sanksi sesuai aturan itu," ujarnya.

Alman menuturkan, selama ini tidak ada gangguan Kamtibmas khususnya di wilayah perbatasan. Pasalnya, setiap pengendara yang melanggar diberikan pemahaman secara humanis oleh personel.

--page


"Wilayah perbatasan lengkap personelnya. Ada TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, juga ada tim medis disana. Jadi kalau ada yang suhu tubuhnya tinggi langsung ditangani kawan-kawan dari Dinkes," tutupnya. (HENDRI/B-5)