BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Aksi kejahatan yang terjadi jelang hari besar keagamaan diharapkan menjadi perhatian masyarakat.
Kejahatan berupa pembobolan rumah kosong dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) memang selalu terjadi setiap tahun, khususnya menjelang lebaran.
"Kondisi seperti ini biasanya selalu terjadi setiap tahun. Beberapa waktu ini di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) juga terjadi sedikit peningkatan," jelas Wakapolres Kobar Kompol Boni Ariefianto, Senin, 18 Mei 2020.
Bahkan beberapa pelaku curanmor sudah ditangkap baru-baru ini. "Karena itulah kami minta masyarakat agar tetap waspada dalam hal pengamanan kendaraan," jelasnya.
Selain itu seorang tersangka pencurian rumah kosong telah ditangkap dan terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki lantaran melawan saat ditangkap.
--page
"Dari pengakuan tersangka ia mengaku pernah beraksi di lima TKP di dala kota Pangkalan Bun. Diprediksi kasus ini naik akibat kondisi perekonomian yang tidak stabil akibat pengarun covid-19," jelasnya.
Menurutnya untuk mencegah aksi kejahatan tersebut berulang di banyak tempat diharapkan kerja sama masyarakat Kobar untuk memberikan informasi bila ada yang mengetahui adanya tindak pidana kejahatan.
"Baik itu dari korban sendiri mauaoun dari masyarakat yang kebetulan mengetahui tindak pidana tersebut. Dengan cepatnya laporan masuk, maka semakin cepat juga kita melakukan penyelidikan terkait kasus tertentu," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)








