BORNEONEWS, Sampit - Sudah berhari-hari tidak diangkut, tumpukan sampah di Perumahan Bukit Permai, Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meluber hingga ke jalan. Bahkan 2 kontainer yang disiapkan penuh sampah.
"Sudah beberapa hari ini tidak diangkut. Sehingga 2 kontainer sampah tersebut dipenuhi sampah, hingga nerhamburan ke luar," ujar salah seorang warga bernama Mursid, Senin, 18 Mei 2020.
Tumpukan sampah itu sendiri sangae mengganggu masyarakat. Bahkan saat melintas di jalan itu, bau busuk akan tercium sangat menyengat, sehingga sangat dikeluhkan warga.
Kondisi ini membuat masyarakat sangat berharap kepada instansi terkait agar segera mengangkut sampah tersebut. Karena jika terus dibiarkan, maka sampah akan menumpuk lebih banyak lagi.
"Kami sangat berharap agar tumpukan sampah tersebut segera diangkut, sehingga tidak merusak pemandanhan dan tidak menimbulkan bau busuk," katanya.
--page
Sementara itu mama Ikhlas, warga lainnya juga berharap hal yang sama. Karena dirinya khawatir dengan tumpukan sampah tersebut bisa menimbulkan penyakit. Bahkan juga sarang nyamuk.
"Kami takut tumpukan sampah itu malah menjadi sarang nyamuk. Apalagi saat ini musim penghujan, sangat rawan demam berdarah," terangnya.
Mereka berharap agar sampah tersebut bisa segera diangkut, sehingga lingkungan mereka bersih dan tidak dikotori oleh tumpukan sampah. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








