BORNEONEWS, Muara Teweh - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, arus lalu lintas yang memasuki Kota Muara Teweh Kabupaten Barito Utara terpantau lenggang.
Juru Bicara Covid-19 Barito Utara, H Siswandoyo pada Senin 18 Mei 2020 mengatakan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di empat kota menjadi salah satu penyebab berkurangnya arus lalu lintas yang memasuki wilayah setempat.
Empat kota itu di antaranya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah sedangkan sisanya dari Kalimantan Selatan yakni Banjarmasin, Banjabaru dan Martapura.
“Dari hasil pantauan Tim Posko Gugus Tugas Covid-19 Jalur Darat 04 Km 12 Batas Kota Jalan Negara dan Jalur Darat 05 Km 52 Sei Rahayu terlihat lenggang dan lancar,” katanya.
Dia menuturkan, berdasarkan data yang diterima, arus lalu lintas masih didominasi kendaraan roda empat dan roda enam berjenis angkutan barang dan Bahan Bakar Minyak (BBM).
--page
“Setiap warga masyarakat yang melewati posko diwajibkan mencuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dan memberitahukan riwayat perjalanan yang telah dilalui,” ungkap Siswandoyo.
Dia menambahkan, setiap masyarakat yang diperiksa juga selalu diberi imbauan dan pengetahuan tentang tata cara memutus mata rantai Covid-19. Di sisi lain, dia meminta masyarakat selalu menggunakan masker apabila melakukan aktivitas di luar rumah.
Kemudian, menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dimulai dari lingkungan keluarga. “Sehingga bukan hanya menghindari terpapar Covid-19 tetapi akan mendapatkan benefit berupa kesehatan,” pungkasnya.(RAMADHANI/B-7)








