TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau mempersiapkan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa atau biasa disebut atau BLT DD untuk warga kurang mampu yang terdampak wabah Covid-19.

Kepala Desa Lebo, Hadi Saputra menjelaskan, anggaran BLT DD merupakan bagian dari 30 persen Dana Desa yang dialokasikan untuk penanggulangan dampak sosial ekonomi dari virus tersebut.

"Ada 39 keluarga penerima manfaat yang akan menerima BLT DD di Desa Lebo," kata Hadi Saputra via pesan WhatsApp, Selasa 19 Mei 2020.

Setiap keluarga penerima manfaat nantinya akan mendapatkan BLT DD sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya selama 3 bulan berturut-turut sehingga total BLT DD yang akan diterima setiap keluarga sebesar Rp 1,8 Juta.

Hadi melanjutkan, selama wabah Covid-19 dan pemerintah menerapkan pembatasan aktivitas warga, mengakibatkan warga Desa Lebo mengalami dampak sosial ekonomi.

--page

“Banyak warga di desa kami yang bekerja sebagai buruh harian lepas dan perekonomiannya terdampak karena adanya anjuran dari pemerintah untuk berdiam di rumah serta tidak bepergian,” ungkapnya.

Karena itu, pemerintah Desa Lebo cepat merespon instruksi pemerintah untuk menganggarkan 30 persen Dana Desa untuk BLT bagi warga kurang mampu.

"Semoga BLT yang akan disalurkan nanti bisa dimanfaatkan dengan baik, setidaknya dapat membantu untuk mengurangi beban warga di tengah pandemi covid-19 ini," pungkasnya. (BOLE MALO/B-7)