MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemkab Barito Utara mengikuti rapat antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dilaksanakan Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Sekjen KLHK) dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.

Untuk Pemerintah Kabupaten Barito Utara dipimpin Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Utara Gazali Montallatua dan Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkup Hidup Kabupaten Barito Utara Akhmad Rizalie mengikuti Video Conferensi di aula setda Lantai II.

Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra menyampaikan bahwa Kabupaten Barito Utara sudah mempersiapkan langkah-langkah pencegahan karhutla dengan mempersiapkan mobil tangki sembilan unit pada tahun 2019 dan empat unit pada tahun 2020.

"BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara sudah melaksanakan sosialisasi tatap muka secara langsung kepada masyarakat yang ada di sembilan Kecamatan se Kabupaten Barito Utara," kata Sugianto Panala Putra, Rabu 20 Mei 2020.

Sebelumnya, Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono menyampaikan bahwa masyarakat yang memiliki kebun dan hutan pinjam pakai harus mempunyai tanggungjawab untuk menjaga wilayah dan areal.

--page

"Bila ada areal yang terbakar, penanganannya langsung dari tim yang berbasis masyarakat," jelas Bambang. (RAMADHANI/B-5)