PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palangka Raya membagikan kurang lebih 5 ton ikan segar untuk masyarakat di Kota Palangka Raya, Pangkalan Bun, dan Sampit.

"Untuk dibagikan di Palangka Raya saja kita ada sekitar 1,5 Ton, total untuk Palangka Raya, Sampit dan Pangkalan Bun itu seluruhnya sekitar 5 Ton. Kemarin yang di Palangka Raya sudah kami bagikan," kata Fahrizal, Petugas Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palangka Raya kepada Borneonews pada Kamis, 21 Mei 2020.

Karena keterbatasan anggaran menurut Fahrizal, memang untuk jadi stimulus pihaknya hanya mengutamakan untuk dua kabupaten dan satu kota ini.

"Ini program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melewati Stasiun Karantina Perikanan, karena kita UPT dari Kementerian. Kebetulan kita ini anggaran dari refocussing dari pemotongan perjalanan dinas kemudian acara rapat-rapat kita alihkan untuk program pembagian ikan kepada masyarakat," terangnya.

Menurut Fahrizal, bantuan ini merupakan bentuk stimulus Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam membantu kesulitan masyarakat perikanan yang ada di 46 Unit Pelaksana Teknis atau UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan seluruh Indonesia.

--page

"Ikan itu kita beli dari pembudidaya dengan harga normal. Sementara ini kan karena Covid-19 harga ikan jatuh, jadi kita beli dengan harga normal. Misalnya harga nila atau lele normalnya Rp30.000, kita beli dengan harga ini," tutur Fahrizal lagi. (TESTI PRISCILLA/B-7)