BORNEONEWS, Palangka Raya - Empat pelabuhan di Kota Palangka Raya kini dijaga oleh petugas. Yakni 0Pelabuhan Bereng Bengkel, Danau Tundai, Tanjung Pinang dan Kameloh Baru. Itu merupakan respon Tim Gugus Tugas Covid-19 kota setempat setelah masuknya pemudik melalui jalur sungai.
Tim yang bertugas terdiri dari Dinas Perhubungan Bhabinkamtibmas, Babinsa, aparat kelurahan, Kecamatan Sebangau dan tokoh masyarakat.
Hal ini untuk mengantisipasi masuknya pemudik dari arah Kabupaten Pulang Pisau-Kapuas dan Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan.
“Palangka Raya dan Banjarmasin sama-sama tengah berjuang mengatasi Covid-19 dan sama-sama pula menerapkan PSBB di wilayahnya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan.
"Demi mencegah transmisi antardaerah dari virus tersebut, maka pengawasan dan pembatasan di pintu masuk kami perketat jalur darat sampai jalur sungai," tegasnya.
--page
Sebelumnya, ada pengendara mobil angkutan pikap yang menempatkan penumpang di bak belakang dan menutupnya dengan terpal agar penumpang tersebut bisa masuk ke Palangka Raya. Bahkan ada yang rela berjalan kaki menembus hutan untuk bisa masuk.
“Kami perketat penjagaan di Pos Lintas Batas di Kecamatan Sebangau. Kami lakukan operasi menertibkan travel liar yang ingin membawa penumpang keluar masuk Kota Palangka Raya, kami halau agar tidak lagi nongkrong sebelum dan sesudah Pos Libas,” pungkas Alman. (HENDRI/B-7)








