BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa kondisi industri Jasa keuangan non bank tetap baik.
"Pada sektor perusahaan Pembiayaan, piutang pembiayaan konvensional naik sebesar 10,04 persen (yoy) pada Januari 2019-2020," katanya, Selasa, 26 Mei 2020.
Sementara piutang pembiayaan syariah turun -20,03 persen (yoy) pada Desember 2018-2019. "Untuk lembaga keuangan mikro atau LKM dan dana pensiun, LKM meningkat 56,97 persen (yoy) pada 2018-2010," tuturnya.
Sementara dana pensiun turun -0,11 persen (yoy) pada 2018-2019. "Lalu Dengan total pinjaman yang diberikan LKM sebesar 130,31 persen (yoy) pada 2018-2019. Dana pihak ketiga yang juga LKM meningkat 256,96 persen (yoy) pada 2018-2019," terangnya.
Sementara itu ada tren peningkatan dari sektor pasar modal di Kalteng. "Pada pasar modal, terdapat peningkatan investor saham baru sebesar 96 persen dari kepemilikan saham atau jumlah SID dari tahun 2018 ke tahun 2019," katanya.
--page
Kenaikan 96 persen ini dengan jumlah 6.531 Investor baru di tahun 2019. "Persentase kepemilikan saham, yakni transaksi saham dan reksa dana 0,79 persen," tuturnya.
Dari total kepemilikan se-Kalimantan, lanjutnya, sebanyak Rp4.571,14 Miliar transaksi saham tahun 2019. "Serta ada Rp361 Miliar transaksi reksa dana tahun 2019," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








