BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur mendorong agar pembuangan sampah di Jalan Kembali, Kecamatan MB.Ketapang, Kabupaten Kotim harus dialihkan.
Pasalnya jalan itu dipenuhi sampah setiap akhir pekan, ini karena tidak ada tempat pembuangan sampah induk yang ada di sekitar perumahan warga.
"Paling tidak dibangun depo mini tempat sampah di situ," kata Rudianur, Rabu, 27 Mei 2020.
Menurut Rudianur di Jalan kembali sampahnya sangat luar biasa, dari itu dirinya meminta di situ harus ada dibangun depo sampah mini. Sehingga tidak lagi membuang sampah di badan jalan sampai meluber seperti itu.
Sampah menumpuk dalam masa libur lebaran lalu menganggu penguna jalan di ruas Jalan kembali. Tidak sedikit warga yang mengeluhkan tumpukan sampah yang berbau menyengat itu.
--page
Mereka meminta kepada Dinas Linkungan Hidup (DLH) Kotim untuk segera memberikan solusi pendek untuk mengatasinya.
Rudianur menyebutkan, penutupan tempat sampah itu secara permanen perlu dilakukan. Tapi harus dibarengi dengan pembangunan depo sampah ditempat terdekat.
Karena kalau menutup tempat itu tanpa ada alternatif dikhawatirkan akan berpindah titik saja ke lokasi lainnya warga membuang. Sehingga dengan tutup tempat itu dibangun depo sampah mini untuk penanganan dan menampung sebelum di buang ke TPA.
Menurutnya dengan kondisi pengelolaan sampah yang semrawut ini tidak hanya karena kesalahan masyarakat saja tetapi karena penyediaan tempat juga kurang. (NACO/B-5)








