BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur, Rusdiannor mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bank Kalteng Cabang Ampah untuk mengevaluasi cara penyaluran Bantuan Langsung Tunai atau BLT Covid-19 dari Pemprov Kalimantan Tengah.
Hal ini dilakukan karena pada saat penyaluran BLT sebelumnya, terjadi kerumunan massa yang mengantre sehingga melanggar protokol kesehatan. Kerumunan ini dapat menyebabkan terjadinya penularan Covid-19.
"Jikalau nanti masih ada bantuan BLT Covid-19 dari Pemprov, maka penyalurannya melalui ketua RT. Hal itu guna menghindari kerumunan warga yang mengantri untuk menerima BLT," ujar Rusdiannor, di Tamiang Layang, Jumat 29 Mei 2020.
Jika penyaluran BLT tersebut langsung diambil oleh penerima manfaat, tetapi tidak memperhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19, dikhawatirkan menimbulkan masalah baru.
Namun hingga kini Rusdiannor belum dapat memastikan apakah BLT Covid-19 Pemprov Kalimantan Tengah tersebut akan berlanjut atau tidak.
--page
"Kita belum tahu, namun kalau ada penyaluran lagi pasti diperbaiki cara penyalurannya termasuk juga pendataan penerima BLT," tutup Rusdiannor. (BOLE MALO/m)








