PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Beredarnya kabar bahwa pemilik warung Coto Menggala di Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) positif Covid-19 membuat resah masyarakat setempat.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Lurah Mendawai Zulhadi dan Babinkambtimbas Mendawai Aipda Nonot Soekarno, Senin, 1 Juni 2020 segera mendatangi lokasi untuk mencari kebenarannya.

"Kami banyak mendapat pertanyaan warga yang meminta kejelasan tentang kabar tersebut melaui inbox pada akun Facebook Kelurahan Mendawai. Siapa yang menyebarkan informasi tersebut kami belum ketahui, lantaran hanya warga yang menanyakan di inbox akun Facebook kami hanya mengirimkan sebuah screenshot mirip status WA tanpa ada nama si pembuat," jelas Zulhadi.

Menurut Zulhadi, setelah melakukan penggalian informasi di lapangan, pihaknya menegaskan info tersebut adalah hoax.

"Pemilik warung gardu coto menggala yaitu Suryadi yang berlokasi di RT 4 Jembatan  Sungai Arut. Keluarganya yang tinggal tidak jauh dari tempat itu yaitu Gang Kaca Piring, serta 4 orang karyawan dalam kondisi sehat. Jadi kabar tersebut adalah hoax dan mohon untuk tidak dipercaya," jelas Zulhadi.

--page

Zulhadi berharap, bila mendapatkan informasi yang masih simpang siur agar jangan langsung membuat postingan yang berpotensi meresahkan.

"Bila ada informasi  seperti ini, paling tidak dicari dulu kebenarannya. Karena dalam kondisi saat ini apapaun infonya sangat sensitif, jadi mohon jangan memberikan postingan yang tidak tahu dari mana sumbernya," jelas Zulhadi.

Menurut Zulhadi, pemilik warung Coto Menggala tersebut beberapa waktu lalu juga telah diberikan imbauan untuk tetap mengikuti  protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Berdasarkan pantauan kami, di warung tersebut juga telah tersedia tempat cuci tangan, menjaga jarak dan pemilik warung menggunakan masker dalam melayani pelanggan," tutur Zulhadi. (WAHYU KRIDA/B-7)