BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Shopie Ariany Sitorus menyebut, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Cantik yang tinggi karena buah dari pengorbanan seluruh petugas di lapangan, baik tenaga medis maupun tim penjaga perbatasan dan tim pengawas.
"Angka kesembuhan yang tinggi ini, merupakan pengorbanan yang mereka lakukan untuk kita. Mereka juga menjaga kita selama 24 jam," kata Shopie pada Selasa, 2 Juni 2020.
Bahkan, lanjut Shopie, orang nomor satu di Kota Cantik, Wali Kota Fairid Naparin beserta Sekda Kota Hera Nugrahayu dan masyarakat dari berbagai golongan pun bisa mendapatkan layanan yang sama dan kesembuhan yang cepat dari paparan virus tersebut.
"Pengorbanan merekalah yang membuahkan ini maka kita sebagai masyarakat yang mereka layani jangan malah mengeluhkan kinerja mereka. Misalnya para petugas yang berjaga di perbatasan. Jangan kita mengeluh, mereka meminta surat sehat atau bebas covid-19. Itu bukan untuk mereka, itu untuk kita semua masyarakat agar kita yang ada di Palangka Raya ini aman dan sehat," tutur Politisi Perindo ini.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo Purnomo mengatakan bahwa untuk tingkat kesembuhan dari terpapar virus Covid-19 di Kota Palangka Raya mencapai angka 50,8 persen.
--page
"Angka ini sudah bagus mengingat angka kesembuhan di tingkat daerah lain hanya mencapai angka 11 persen sampai 15 persen. Ini artinya tenaga kesehatan dan tim medis di kota Palangka Raya cukup bagus dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19, sehingga bisa memperoleh angka tersebut ," kata drg Andjar.
Kesembuhan tersebut menurut drg Andjar diperoleh oleh pasien berdasarkan tingkat kepatuhan yang bersangkutan. Dengan anjuran-anjuran dari tim medis dan menerapkan hal tersebut selama proses perawatan. (TESTI PRISCILLA/B-7)








