SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi menjelaskan, new normal akan diterapkan di Pasar Sayur dan Ikan. Terkait itu polanya, lapak para pedagang tidak lagi berdempetan.

"Mungkin lapaknya nanti tidak berdempetan seperti biasanya lagi," kata Ahmadi saat sosialiasi penerapan new normal di Pasar Saik, Selasa, 2 Juni 2020.

Menurutnya, akan ada cara lain untuk pedagang agar lapak jualan tidak berdekatan menyesuaikan dengan protokol new normal yang disiapkan pemerintah.

"Mungkin nanti akan dimanfaatkan lapak-lapak yang sebelumnya tidak termanfaatkan, karena di sebelah kiri pasar itu ada beberapa blok yang tidak ditempati," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan penerapan new normal pada pasar akan dilakukan bertahap. Pemkab berencana memulai simulasi pada Rabu, 3 Juni 2020 besok.

--page

Dia mengatakan, dalam rencana penerapan new normal, pihaknya telah mendapat dukungan dari para pedagang yang hadir dalam sosialiasi.

"Alhamdulillah, untuk sosialiasi pelaksanaan new normal pasar tradisional ini, kita mendapat dukungan dari pelaku usaha di pasar," tukasnya. (NORHASANAH/B-11)