BORNEONEWS, Nanga Bulik - Tiga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Lamandau, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes,) dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengikuti prosesi serah terima jabatan, Selasa, 2 Junni 2020.
Sertijab antara pejabat lama ddan baru yang dilaksanakan di Aula Setda Lamandau itu dipimpin langsung Penjabat (Pj) Sekda Lamandau, H Masrun.
Adapun Meigo, selaku Plt Kepala Dinas Dikbud melakukan sertijab dengan pejabat baru, H Abdul Kohar. Kemudian, Andi Hutu, selaku Plt Kadinkes sertijab dengan Rosmawati, dan terakhir Tahan Sandi sertijab dengan Kamini Anthus.
Dalam kesempatannya, Andi Hutu, mengatakan bahwa dirinya selama kurang lebih satu bulan menjabat sebagai Plt Kadinkes, merasakan beratnya pekerjaan terlebih pada masa pandemi Covid-19.
"Mulai dari pagi, siang sampai malam HP harus terus dikontrol, karena banyak informasi penting," tuturnya.
--page
Dia juga berharap kepada kadis yang baru, agar dalam mengambil kebijakan, contoh penempatan pegawai tenaga fungsional, jangan diberikan jabatan struktural.
"Misalnya jika dia perawat, ya tempatkan dia di pustu atau puskesmas. Karena kalau dipaksakan akan susah nantinya untuk mencari pengganti," jelasnya.
Kemudian masalah hubungan antara kadis dan jajaran kebawah, terutama PPTK. Kadang-kadang ini bisa dilewati, padahal fungsi jajaran di bawah, seperti kabid adalah pengendali dan sekretaris sebagai verifikasi. Prosedur ini harus diterapkan, jangan sampai dilangkahi.
Di tempat yang sama, Pj Sekda Lamandau, H Masrun, dalam arahannya menyampaikan ucapan terimakasih secara khusus kepada semua Plt atas bantuan dan dukunganya selama ini bisa melaksanakan tugas rangkap.
"Tentu banyak suka duka dalam mengemban tugas, tapi Alhamdulillah sebagai leding sektor kita salah satu dalam rangka mencapai WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), Dinkes dan Dinas Dikbud telah memberikan yang terbaik," jelasnya.
--page
Kemudian, khusus kepada pejabat baru, dia menyampaikan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian, utamanya agar lebih meningkatkan apa yang sudah dilaksanakan selama ini.
"Begitupula permasalahan di Dinkes, ke depan harus diperhatikan pengelolaan (Badan Layanan Umum Daerah) puskesmas," sebutnya.
Kepala perangkat daerah juga diminta membangun team work yang kuat. Semua harus diberdayakan sesuai fungsinya, dan lakukan kerjasama ygang harmonis serta serasi.
"Saat ini, tidak bisa kita pungkiri jika medsos merupakan corong paling utama perkembangan informasi. Jadi jangan sampai ketinggalan informasi. Apalagi dengan kondisi yang ada saat ini, yang tentunya mengharuskan informasi lewat media," jelasnya.
Masrun juga menekankan agar para kepala perangkat daerah yang baru bisa memberikan contoh yang baik, terutama bagi jajaran ke bawah. (HENDI NURFALAH/B-11)








