SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Rapid test massal di Pasar Sejumput, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, dilakukan terhadap 50 orang pedagang. Demi kelancaran, petugas dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, harus membantu mereka berjualan.

"Karena rata-rata pedagang disini berjualan sendirian, sehingga sementara dia ikut rapid test, dagangannya dijagakan petugas kami," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kotim Multazam, Rabu, 03 Juni 2020.

Dia menerangkan, rapid test tersebut dilakukan secara mendadak. Hal itu dilakukan agar pedagang tidak bisa menolak atau malah menutup lapak serta tokonya. Karena sudah beberapa kali diumumkan, malah ditemukan hal seperti itu.

"Alhamdulilah hari ini bisa dilakukan, dan pedagang sudah mau mengikuti rapid test," kata Multazam.

Rapid test tersebut sendiri tidak dilakukan terhadap seluruh pedagang di pasar tersebut. Hanya 50 saja sebagai sample. Rapid test akan dilakukan terus menerus nantinya. Itu sebagai langkah pemerintah daerah untuk memutus mata rantai Covid-19

--page

"Kami berharap masyarakat yang akan di rapid test jangan menolak. Karena ini demi memutus mata rantai Covid-19," terang Multazam. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)