KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan, Sakariyas mengaku pesimistis new normal atau langkah percepatan penanganan Covid-19 bisa diterapkan dalam waktu dekat di daerahnya.

Hal ini disampaikan Bupati Katingan Sakariyas saat melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan membagi masker di komplek Pasar Kasongan, Rabu, 3 Juni 2020.

Menurutnya, pembagian masker dan sekaligus sosialisasi ini merupakan tindak lanjut rapat terkait membahas persiapan new normal di daerahnya.

"Artinya kalau new normal ini kegiatan masyarakat boleh ke Masjid atau boleh ke Gereja, tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan misalnya menjaga jarak, dan mengunakam masker tetap dilakukan, tapi ternyata persyaratan kita masih belum, masih jauh dari harapan terkait new normal ini," sebutnya.

Ada beberapa persyaratan harus dipenuhi untuk menuju new normal, tapi di Katingan saat ini masih tercatat ada 3 warga positif Covid-19, ODP sebanyak 64 dan OTG juga masih ada.

--page

Selain itu persyaratan lain minimal 20 ribu warga Katingan atau 12 persen dari jumlah penduduk harus dilakukan rapid test sehingga baru memenuhi persaratan new normal.

"Tapi kalau kita tidak mau mengikuti anjuran pemerintah, kita tetap seperti ini masih zona merah, dan kapan kita jadi zona hijau," tegasnya.

Dalam sosialisasi dan pembagian masker di Pasar Kasongan ini, Bupati Sakariyas tidak jarang menyaksikan pedagang maupun pengunjung pasar yang masih tidak mengenakan masker.

"Ini yang jadi tujuan kenapa hari ini saya mengajak kita-kita semua untuk membagi masker di pasar ini, dan tadi saya lihat ada yang tidak pakai masker," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)