BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi mengatakan, salah satu cara untuk memutus mata rantai penularan covid-19 adalah kejujuran.
Contohnya, masyarakat yang telah melakukan perjalanan ke luar daerah, terutama dari daerah terpapar covid, agar memberikan jawaban yang jujur kepada petugas.
"Kata kunci untuk memutus mata rantai penularan ini jujur. Yaitu jujur untuk mengatakan apa adanya terutama bagi warga yang melakukan perjalanan," kata Ahmadi, Kamis, 4 Juni 2020.
"Kemudian disiplin, selalu mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, pakai masker, dan menjaga jarak atau physical distancing," lanjutnya.
Dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas dengan cara mengonsumsi sayur dan buah-buahan yang cukup.
--page
"Perbanyak doa untuk kesembuhan saudara-saudara kita yang sakit dan dirawat, serta agar covid-19 menghilang di Kabupaten Sukamara," ajaknya.
Ahmadi menuturkan, kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sukamara saat ini ada 2 orang. Dan untuk mencegah penambahan kasus, pihaknya telah melakukan swab terhadap orang-orang yang kontak langsung dengan pasien.
"Ada 36 orang yang kita ambil sampel swabnya pada 30 Mei dan 2 Juni, untuk hasilnya mereka negatif," terangnya. (NORHASANAH/B-11)








