BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, pelaksanaan new normal atau pola hidup yang baru pasti dijalankan. Namun langkah menuju kenormalan itu akan dilakukan secara bertahap.
"Ibaratnya new normal itu punya fase sampai 100. Jadi kita pelan-pelan secara bertahap mulai dari 10 naik 20 dan nanti sampai semua sektor bisa berjalan dengan cara new normal," katanya, Jumat 5 Juni 2020.
Menurutnya, indikator menuju hidup normal dengan syarat terpenuhinya protokol pencegahan Covid-19 bergantung dari kedisiplinan warga itu sendiri.
Dia mengaku selama ini telah mengamati pola hidup masyarakat khususnya saat berada di tempat umum. Sejauh pengamatan itu ia menilai warga sudah mulai terbiasa menjalankan pola hidup sehat.
"Contoh pakai masker, cuci tangan warga sudah mulai terbiasa. Bahka misalnya di pasar setelah transaksi warga dengan kesadaran sendiri mencuci tangan apalagi ada wastafel portabel yang tersedia," ucapnya.
--page
Terkait masih meningkatnya sebaran kasus di wilayah yang dipimpinnya itu, wali kota muda ini mengaku bekerja lebih keras lagi melakukan rapid test agar semakin diketahui dimana saja warga yang terpapar.
"Intinya kalau kita tidak lakukan test bagaimana kita bisa tau ada yang terindikasi. Karena marak lakukan test makanya kita tau ada yang reaktif hingga positif Covid-19," pungkasnya. (HENDRI/B-7)








