SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah menilai data yang dipergunakan untuk penyaluran bantuan sosial di wilayah setempat semrawut. Akibatnya, itu menimbukan kekacauan di tengah masyarakat.

Menurutnya, banyak keluhan masyarakat mengenai program bantuan sosial dari pemerintah tersebut. Bahkan saat bertemu masyarakat, banyak yang menyampaikan persoalan itu.

"Ada yang sudah meninggal dunia, ada yang orang mampu dan lain sebagainya. Itu persoalan di masyarakat,“ kata Rinie, Senin, 8 Juni 2020.

Oleh sebab itu, politisi PDIP ini mendorong pemerintah kabupaten untuk membenahi kembali data yang menjadi acuan tersebut. 

Rinie menduga, data yang dipergunakan memang tidak diperbaharui. Harusnya, lanjut Rinie, data itu diupdate, paling tidak setahun dilakukan perbaharuan oleh dinas teknisnya. Sebab, data itu sangat penting.

--page

Rinie berharap persoalan ini segera diatasi agar tidak semakin menambah masalah di tengah pandemi Covid-19 saat ini. (NACO/B-7)