BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau akan lebih waspada dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun ini.
Terkait hal itu Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo mengatakan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau sudah melakukan langkah-langkah dan persiapan untuk antisipasi pencegahan hingga penanggulangan karhutla.
"Sebelumnya kita sudah melakukan rapat koordinasi bersama dengan jajaran terkait termasuk Forkopimda di Kabupaten Pulang Pisau, para pamangku kepentingan untuk menyikapi karhutla tahun ini," kata Edy Pratowo.
Edy menjelaskan, kegiatan koordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Pulang Pisau pada 2 Juni 2020 kemudian dilanjutkan dengan koordinasi dengan Gubernur Kalimantan Tengah pada 4 Juni 2020 dalam video conference.
Bupati mengatakan, hasil rapat koordinasi tersebut akan disikapi dalam rencana program pengendalian kebakaran hutan Kabupaten Pulang Pisau.
Dengan adanya koordinasi itu Bupati mengatakan juga telah mempersiapkan kesiapsiagaan, termasuk prasarana dan peralatan. Pada tahun ini katanya Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau akan lebih waspada menyikapi masalah karhutla.
"Sebagaimana kita ketahui bahwa Kabupaten Pulang Pisau adalah salah satu kabupaten yang memiliki luas lahan gambut yang mencapai hampir 59 persen," katanya.
Dari luasan tersebut, terang Edy, sebanyak 161.400 hektar memiliki resiko tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan.
"Kalau melihat pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, tingkat kewaspadaan dari Kabupaten Pulang Pisau di tahun 2020 ini akan dilipatgandakan," ujar Bupati.(JAMES DONNY/m)








