SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 3 fraksi DPRD Kotawaringin Timur menyatakan sepakat agar panitia khusus Covid-19 dibentuk.

Ada beberapa alasan yang mereka sampaikan dalam pandangan fraksinya pada rapat internal yang dipimpin Ketua DPRD Kotawaringin Timur Rinie A Gagah.

Seperti Fraksi PAN mengakui mendukung pembentukan pansus dengan tujuan agar dapat mengawasi kinerja dan penggunaan anggaran agar dana yang digunakan bisa secara tepat dan dialokasikan secara riil dan efisien.

"Pemanfaatan anggaran harus optimal dan tepat sasaran," tegas Ketua Fraksi PAN, H. Hairis Salamad, Selasa, 9 Juni 2020.

Selain itu menurutnya saat reses dewan lalu banyak data penerima bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.

--page

Dengan adanya Pansus itu diharapkan dapat meminimalisir penggunaan anggaran yang tidak efisien.

Sementara itu fraksi Golkar yang disampaikan melalui juru bicaranya H.Abdul Kadir menyebutkan ada beberapa alasan mereka sehingga perlu dibentuknya Pansus Covid-19, mulai dari belum ada tren penurunan Covid-19.

Bahkan kata dia secara aktif terus bertambah dan tidak ada tanda berkurang, mulai dari penyebaran yang tidak terdeteksi.

"Sehingga penanganan harus terarah dan terukur karena permasalahan ini tidak hanya terdampak secara kesehatan saja tapi juga secara sosial," tegasnya.

Dibentuknya Pansus sebagai langkah relevan mengingat upaya Pemkab belum maksimal sehingga harus ada kebijakan startegis dan terkonsep. Selain itu data bantuan sosial yang belum terkelola dengan baik.

--page

"Kita tidak ada niat menjatuhkan tapi untuk mempercepat, semoga ini jadi bahan pimpinan DPRD sebagai tanggung jawab kepada publik," tegasnya.

Sementara itu Fraksi PKB melalui juru bicaranya Bima Santoso mengakui mendukung pembentukan pansus, karena dampak dari Covid-19 itu sangat luar biasa di daerah ini termasuk carut marut persoalan bantuan sosial hingga masalah lainnya.

Sehingga harus ada kebijakan yang tepat dan startegis agar persoalan ini dapat diselesaikan, sehingga dengan dibentuknya pansus bisa menjadi mitra Tim gugus tugas Covid-19. (NACO/B-6)