BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus penanganan Covid-19, Pemkab Pulang Pisau menyediakan dana sebesar Rp 50 miliar.
"Tahun ini untuk mengantisipasi Karhutla kita menyiapkan dana sebesar Rp 50 miliar dan sudah inklut juga di dalamnya untuk pencegahan Covid-19, " kata Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo.
Edy mengatakan sumber anggaran adalah dari belanja tidak tersangka atau BTT. "Dana BTT ini fleksibel baik untuk pengendalian Covid-19 juga untuk Karhutla, hanya rekeningnya berbeda," terang Bupati.
Demikian juga di SOPD juga katanya sudah ada belanja rutin dan operasional untuk pencegahan Karhutla. Selanjutnya untuk dana BTT tersebut akan digunakan untuk pencegahan Karhutla ketika sudah penetapan tahap-tahapnya seperti siaga maupun tanggap darurat Karhutla.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau kata Bupati pada tahun ini akan lebih waspada dalam pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan menghadapi musim kemarau tahun ini.
--page
Edy mengatakan delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Pulang Pisau memiliki tingkat resiko kebakaran hutan dan lahan yang cukup tinggi, karena luasan lahan yang ada di wilayah Kabupaten Pulang Pisau hampir 59% adalah lahan gambut.
Menurutnya melihat pengalaman-pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, maka tingkat kewaspadaan di Kabupaten Pulang Pisau pada tahun ini akan dilipatgandakan. (JAMES DONNY/B-5)








