BORNEONEWS, Sukamara - Penyakit Ispa dan Diare merupakan penyakit yang dinggap tren atau sering menyerang masyarakat di Kabupaten Sukamara. Hal tersebut dilihat dari jumlah kasus yang terjadi.
"Tren penyakit 10 besar itu, yang pertama ispa saluran pernafasan, kemudian diare dan hipertensi," kata Kepala Seksi PMK Dinas Kesehatan Sukamara, Benson Nababan, Selasa, 9 Juni 2020.
Menurut Benson, untuk Demam Berdasar Dengue (DBD) dan Covid-19 di Kabupaten Sukamara tidak masuk dalam 10 besar penyakit yang sering menyerang masyarakat, mengingat angka kejadian tidak banyak dan meningkat.
"Kalau DBD kita yang hanya 12 kasus itu dianggap nol, dan Covid-19 juga tidak masuk," ujarnya.
Dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan pola hidup bersih dan sehat, terlebih saat ini di tengah pandemi virus corona. Hal itu supaya terhindar dari penularan covid-19.
--page
"Selama Covid-19 ini, jumlah kasus DBD memang mengalami penurunan yang cukup banyak, mengingat saat ini masyarakat lebih banyak beraktifitas di rumah. Mungkin aktivitas bersih-bersihnya lebih sering, sehingga nyamuk ini tidak bisa berkembang," ujarnya.
Benson menambahkan, selama pandemi covid-19, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan mengalami peningkatan. Hal tersebut bisa terlihat dari jumlah kasusu DBD tahun ini.
"Pengetahuan masyarakat pentingnya menjaga kebersihan ini meningkat setelah adanya covid-19," tukas Beson Nababan. (NORHASANAH/B-7)








