BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Abdoel Harris Jakin memaksimalkan peran bhabinkamtibmas dalam rangka mewujudkan program Desa Pantang Mundur.
"Bhabinkamtibmas kami kerahkan untuk mewujudkan Desa Pantang Mundur di masing-masing wilayah binaannya. Melalui mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kami mengharapkan seluruh desa bisa menerapkan program ini," kata Harris Jakin, Selasa, 9 Juni 2020.
Kendati demikian, dia menegaskan lomba hanya sebatas motivasi agar desa berperan serta. Sedangkan muara akhirnya, seluruh desa bisa terjaga ketahanan pangan, maksimal dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, serta upaya pencegahan penyebaran covid-19.
"Esensi dari program ini bukan sebatas mengikuti lombanya. Tetapi karena memang kami ingin semua desa di Kotim mampu mengimplementasikan itu selanjutnya," kata Harris didampingi Kabag Ops AKP Ahmad Budi Martono.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, personel bhabinkamtibmas rutin memberikan penyuluhan kepada warga untuk menggiatkan pentingnya menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan.
--page
Selain itu, personel bhabinkamtibmas juga mengajak warga untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Membuka lahan dengan cara dibakar itu jelas menyalahi aturan. Ada konsekuensi hukum bagi pelakunya. Sudah ada 1 pelaku yang kami amankan. Semoga tidak ada yang melakukan perbuatan serupa lagi," tegas Harris.
Hal lainnya yang ditekankan Kapolres Kotawaringin Timur yakni agar bhabinkamtibmas senantiasa menyampaikan kepada warga tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta mengajak untuk bersama-sama memberantasnya. (MUHAMMAD HAMIM/)








