BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinyatakan rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terutama untuk kawasan selatan.
"Di wilayah selatan hampir setiap tahun dilanda kebakaran hutan dan lahan," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, Nur Setiawan, Rabu, 10 Juni 2020.
Wilayah selatan yang rawab karhutla terdapat di Kecamatan Teluk Sampit dan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Dua daerah tersebut memiliki lahan gambut yang cukup luas.
Pada 2019 lalu, karhutla di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan merupakan yang terluas. Pemadaman kala itu dilakukan melalui jalur darat dan udara.
"Namun hingga saat ini, Kotim masih musim hujan. Berdasarkan prakiraan cuaca, musim kemarau akan terjadi mulai pekan kedua Juli 2020 mendatang," kata Setiawan.
--page
Terkait itu, dia mengimbau kepada masyarakat Kotim agar selalu waspada dan bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








