KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kapuas mulai melakukan persiapan dan langkah-langkah dalam mengantisipasi terjadi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di wilayah setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Panahatan Sinaga menyebutkan sejumlah langkah dalam pencegahan karhutla, diantaranya sudah melakukan lewat sosialisasi melalui papan imbauan permanen yang sudah berada di 138 titik di lokasi rawan.

"Kita juga sudah meningkatkan koordinasi pencegahan dari kabupaten, kecamatan sampai ke desa. Kami juga sudah menyiapkan dan memperkuat sarpras dan sumber daya manusianya sudah dihimpun," ucap Sinaga, Kamis, 11 Juni 2020.

"Kami siapkan untuk patroli terpadu di 94 desa pada 17 kecamatan. Kenapa 94 desa? Karena inilah daerah yang rawan se Kabupaten Kapuas," lanjut dia.

Kemudian, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan pendirian pos lapang di 17 kecamatan, dan aktifkan penanganan-penanganan darurat hingga nanti akan buat status, mengatifkan pos simpul komando dan krisis center meningkatkan strategi dan koordinasi.

--page


"Paling penting lagi dialokasikan melalui dana DBHDR tahun 2020 yang telah mendapat persetujuan dari 3 kementerian," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat sarana dan prasarana di tingkat kecamatan. "Kita akan support melalui mobil tangki, dan tossa lengkap dengan peralatannya jadi nanti kita perkuat semua kecamatan untuk penanganan karhutla," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)