BORNEONEWS, Tamiang Layang - Jajaran Kodim 1012 Buntok telah mempersiapkan personel untuk menghadapi ancaman bencana kebakaran hutan lahan (Karhutla).
"Dalam menghadapi Karhutla kita sudah koordinasi dengan Polres Bartim dan pemerintah daerah," ucap Perwira Penghubung 1012 Kodim Buntok Mayor Inf Rikun Hadi, Kamis 11 Juni 2020.
Dia mengatakan penambahan perosonel akan dilakukan bila situasi sudah tidak memungkinkan dalam menghadapi Karhutla di wilayah Barito Timur.
Seperti pengalaman tahun sebelumnya medan Karhutla cukup rumit karena lahan gambut dan peralatannya kurang ideal memang butuh kesiapan yang tepat dalam penanganan terhadap bencana Karhutla tahun ini.
"Sesuai arahan pimpinan terhadap penanganan bencana alam Karhutla kita selalu berkoordinasi satu sama lain bersama stakeholder terkait terhadap bencana alam sesui dengan topologi kultur alam di Bartim," tuturnya.
--page
Saat ini TNI bersama Polri melalui Babhinsa dan Bhabinkabtibmas selalu mensosialisasikan bahaya Karhutla dengan mengimbau masyarakat desa yang ingin melakukan penanaman tidak dengan cara membakar. (PRASOJO/B-6)








