BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Pemkab Barito Selatan membahas upaya peningkatan mutu pelayanan bersama BPJS melalui rapat koordinasi di aula setda setempat, Kamis, 11 Juni 2020.

"Rapat koordinasi ini dilakukan secara rutin. Tujuannya, mengevaluasi dan menyinkronkan kegiatan BPJS, " kata Sekda Barsel, Edy Purwanto.

Dalam rapat itu, pemkab juga juga meminta informasi terkait dengan jumlah kenaikan iuran BPJS agar bisa dipaparkan pada kegiatan serupa selanjutnya.

Hal itu dilakukan agar dalam perencanaan anggaran iuran BPJS kelas III bagi masyarakat kurang mampu pada tahun 2021 bisa maksimal.

Sementara, Kepala Penjaminan Manfaat Rujukan Cabang Muara Teweh, Basnah mengatakan forum kemitraan ini tujuannya untuk meningkatkan mutu layanan baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun lanjutan.

--page

"Forum kemitraan yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam setahun ini bertujuan untuk memudahkan koordinasi, guna mencapai persamaan dan pemahaman tentang program Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat yang dikelola BPJS," jelas dia.

Pihaknya mengharapkan dukungan dari Pemkab Barsel untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun tingkat lanjutan.

Sementara Kepala BPJS Buntok, Nety mengatakan, untuk jumlah peserta BPJS kelas III yang iurannya dibayarkan Pemkab Barsel hingga kini masih belum ada tunggakan.

"Jumlah peserta BPJS kelas III yang iurannya dibayarkan Pemkab Barito Selatan tercatat sebanyak 12.784 jiwa. Semua sudah tertagih hingga Juni 2020," beber dia. (URIUTU DJAPER/B-11)