BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah siswa yang ingin masuk SMA sederajat ramai-ramai menyambangi puskesmas, rumah sakit hingga kantor kepolisian untuk mengurus surat kesehatan dan surat keterangan berkelakuan baik.
Kepala SMAN 1 Sampit, Darma Setiawan mengatakan bagi siswa yang masuk di sekolah mereka, sama sekali tidak mencantumkan syarat tersebut dalam penerimaan peserta didik baru.
"Kami sampaikan khususnya yang ingin masuk SMAN 1 Sampit saat daftar ulang nanti tidak perlu melampirkan surat kesehatan dan surat berkelakuan baik," ucapnya, Jumat, 12 Juni 2020.
Darma Setiawan mengimbau kepada para orang tua agar tidak meminta anaknya mengurus surat tersebut khususnya yang masuk di SMAN 1 Sampit.
"Lihat persyaratan di website kami, itu saja syaratnya, selain itu tidak ada," ucapnya. Darma Setiawan mengaku bingung pasalnya para orang tua yang memasukkan anak mereka ke sekolah SMAN 1 Sampit banyak yang mengurus surat itu.
--page
Menurutnya, mereka tidak mencantumkan syarat itu karena kondisi pandemi Covid-19 saat ini, sehingga para siswa dan orang tua tidak memenuhi puskesmas dan kantor kepolisian.
"Kasihan mereka ramai-ramai ke puskesmas, rumah sakit, sementara pemerintah menghimbau jangan berkumpul dan tepat mentaati protokol kesehatan," tandasnya. (NACO/B-6)








