SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang hingga saat ini belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) diminta agar mempercepat. Karena ditengah pandemi Covid-19 ini masyarakat sangat membutuhkan.

"Masyarakat sangat membutuhkan bantuan tersebut, karena di tengah pandemi Covid-19 ini, perekonomian mereka sangat terganggu," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kotim, Hawianan, Kamis, 11 Juni 2020.

Dia mengatakan saat ini jumlah desa yang sudah menyalurkan BLT-DD yakni ada 81 desa, sehingga total nominal BLT-DD yang sudah disalurkan mencapai Rp 4.019.400.000.

Sedangkan yang belum menyalurkan ada 87 desa di Kotim ini. Saat ini desa yang sudah melaksanakan musyawarah desa ada 166 desa.

Sedangkan untuk dananya sudah siap di kas desa. Namun kalu ingin diambil, harus dilengkapi dengan persyaratan. Karena ada peraturan kepala desa tentang siapa saja yang berhak menermia, sesuai hasil musyawarah desa khusus.

--page

"Mudah-mudahan tidak ada halangan lagi nantinya, sehingga semua desa bisa menyalurkan," harapnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)