SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Polemik ditengah rencana pembentukan panitia khusus Covid-19 di DPRD Kotawaringin Timur terus bergulir.

Fraksi PAN sebagai inisiator pembentukan pansus mengakui jika pansus itu gagal dibentuk maka publik sendiri yang akan menilai di mana letak keberpihakan lembaga tersebut ditengah karut marutnya persoalan penanganan Covid-19.

“Kami sudah berupaya untuk menggagas Pansus bersama sejumlah fraksi lainnya karena kami melihat banyak persoalan yang mestinya dibantu melalui pansus ini,” kata Ketua Fraksi PAN DPRD Kotim, Hairis Salamad, Jumat, 12 Juni 2020.

Hairis mengatakan sejauh ini Pansus tersebut masih belum ada keputusan untuk menolak ataupun dibentuk.

Pasalnya masih dijadwal ulang melalui rapat Banmus DPRD Menurutnya masih ada tahapan selanjutnya yakni mendengar pandangan fraksi yang menolak pansus secara tertulis.

--page

Fraksi PAN kata Hairis konsisten dengan sikap politik awal, yakni mendorong agar dibentuk pansus DPRD Kotim untuk menyikapi persoalan Covid 19 ini.

Jikapun nantinya tidak terbentuk itu merupakan keputusan politik di lembaga tersebut. Akan tetapi Fraksi PAN sudah berjuang terlepas itu terbentuk atau tidak. (NACO/B-6)